Bukan Sekedar Tempat Ngopi Denpasar, Ini Social Working Space
Hello Semuanya, Bukan Sekedar Tempat Ngopi Denpasar, Ini Social Working Space - Datang untuk ngopi, kerja sebentar, atau meeting? Bisa jadi kamu pulang bukan cuma membawa pekerjaan yang selesai, tapi juga membawa relasi baru, ide bisnis, bahkan partner baru.
Kalau selama ini kamu menganggap coworking space hanya sebagai tempat duduk dengan WiFi dan colokan listrik, konsep yang ditawarkan TreeHub di Denpasar bisa jadi cukup menarik untuk dilihat.
Coffee Shop Bali Lokasi Strategis Denpasar
TreeHub membawa konsep Social Space untuk Work, Lifestyle & Community, dengan pendekatan yang lebih luas dari sekadar menyediakan meja untuk bekerja. Mereka ingin menjadikan tempat ini sebagai ruang bertemunya orang, ide, bisnis, komunitas, dan gaya hidup dalam satu tempat.
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong
Hal yang langsung ditonjolkan TreeHub adalah konsep Business & Lifestyle Ecosystem.
Artinya, kamu tidak hanya datang untuk bekerja. Di satu tempat, kamu bisa menikmati kopi, bekerja dengan nyaman, melakukan meeting bersama klien, belajar sesuatu yang baru, bertemu komunitas, sampai sekadar refreshing setelah pekerjaan selesai.
Konsep seperti ini memang semakin relevan karena cara orang bekerja sekarang juga berubah. Tidak semua orang harus setiap hari berada di kantor. Freelancer, entrepreneur, pekerja remote, mahasiswa, kreator hingga pelaku UMKM membutuhkan tempat yang fleksibel untuk bekerja sekaligus membangun koneksi.
Nah, di sinilah TreeHub mencoba mengambil posisi.
Connect, Create, Grow
Kalau melihat konsep yang mereka tawarkan, ada tiga kata yang menjadi dasar TreeHub: Connect, Create, dan Grow.
Connect berarti membangun relasi, networking, dan kolaborasi. Jadi kamu tidak hanya duduk sendiri mengerjakan laptop, tetapi punya kesempatan bertemu orang lain dengan latar belakang dan kebutuhan yang berbeda.
Kemudian ada Create, yaitu ruang untuk berpikir, berkarya, belajar, dan melahirkan ide baru.
Terakhir adalah Grow. Harapannya, ruang tersebut tidak berhenti sebagai tempat bekerja, tetapi ikut membantu perkembangan karier, bisnis, komunitas, maupun masa depan penggunanya.
Kalau dipikir-pikir, konsep ini memang menarik. Karena terkadang peluang bisnis justru muncul bukan ketika kita sedang mencarinya, tetapi ketika sedang ngobrol santai dengan orang lain.
Cocok untuk Siapa?
TreeHub tidak secara khusus membatasi penggunanya hanya untuk pebisnis.
Dari informasi di website resminya, tempat ini ditujukan untuk entrepreneur, mahasiswa, profesional, korporasi, komunitas, dan kreator yang membutuhkan ruang untuk bekerja, bertemu, dan berkolaborasi. Bahkan orang yang hanya membutuhkan ruang produktif untuk beberapa jam pun bisa memanfaatkannya.
Jadi kalau kamu seorang freelancer yang bosan kerja dari rumah, mahasiswa yang membutuhkan tempat belajar, content creator yang mencari tempat bertemu tim, atau pengusaha yang ingin melakukan meeting dengan klien, konsepnya cukup fleksibel.
Fasilitas Untuk Kerja, Fun, Games dan Grooming
Untuk mendukung aktivitas kerja, TreeHub menyediakan high-speed WiFi yang ditujukan untuk kebutuhan produktivitas maupun meeting profesional.
Ada juga meeting room dengan kapasitas hingga 8 orang, lengkap dengan Smart TV 75 inci yang bisa digunakan untuk presentasi, meeting, maupun kolaborasi tim.
Menurut aku, fasilitas seperti ini cukup penting. Sebab kebutuhan sebuah workspace sekarang bukan cuma meja dan internet.
Ketika harus bertemu klien, presentasi konsep, berdiskusi dengan tim, atau melakukan meeting kecil, kita membutuhkan ruangan yang lebih nyaman dan profesional.
Bukan Cuma untuk Kerja, Komunitas Juga Bisa Masuk
Bagian menarik lainnya adalah pendekatan TreeHub terhadap komunitas.
TreeHub membuka ruang untuk kegiatan workshop, event, pertemuan komunitas, bahkan kolaborasi dengan kampus maupun berbagai institusi. Mereka juga memiliki konsep komunitas bernama TreeHub Circle.
Ini membuat fungsi sebuah workspace menjadi lebih luas.
Bayangkan pagi digunakan untuk kerja, siang untuk meeting, sore ada workshop, kemudian malam menjadi tempat berkumpul komunitas.
Disini juga tersedia tempat game station, melepas penat meeting atau kerjaan bisa main play station, atau sekedar ingin tampil lebih segar, kamu bisa memilih jasa barbershop di lantai 2.
Dengan konsep seperti ini, sebuah workspace bisa hidup bukan hanya karena orang menyewa meja, tetapi karena ada aktivitas dan interaksi yang terus berjalan.
Lokasi Coffee Shop Treehub di Denpasar
TreeHub beralamat di Jl. WR Supratman No.3, Dangin Puri Kangin, Denpasar, Bali.
Lokasi di kawasan Denpasar membuat konsep seperti ini menarik untuk pekerja lokal, mahasiswa, komunitas, maupun pelaku usaha yang membutuhkan tempat bertemu tanpa harus selalu menggunakan kantor formal.
Yang mau tanya tanya atau pemesanan langsung saja : +62 8232-2134-182
Dan menurut aku, justru kata “social working space” menjadi pembeda yang menarik.
Kamu tidak harus datang dengan tujuan yang terlalu serius. Bisa datang untuk bekerja, ngopi, meeting, belajar, atau bertemu komunitas.
Kabar Lain
Jadi, Apakah TreeHub Layak Dicoba?
Kalau kamu mencari tempat kerja yang suasananya tidak terlalu kaku dan ingin mendapatkan lebih dari sekadar meja serta WiFi, TreeHub layak masuk dalam daftar yang bisa kamu coba.
Konsepnya sederhana tetapi punya tujuan yang cukup besar: menghubungkan orang, menciptakan ide, kemudian membantu orang dan bisnis berkembang.
Karena pada akhirnya, workspace yang bagus bukan hanya soal seberapa nyaman kursinya atau seberapa cepat koneksi internetnya.
Yang lebih penting adalah siapa yang kamu temui di sana dan peluang apa yang bisa muncul setelahnya.
Jadi, kalau suatu hari kamu bilang, “Aku cuma mau ngopi sambil kerja,” jangan kaget kalau ternyata pulangnya malah membawa ide bisnis, kenalan baru, atau partner kolaborasi.
Itulah konsep yang sedang dibangun TreeHub: lebih dari sekadar tempat kerja, tetapi sebuah ruang untuk Connect, Create, dan Grow




Posting Komentar untuk "Bukan Sekedar Tempat Ngopi Denpasar, Ini Social Working Space"