Perbedaan Ninja RR CBU Dan Ninja RR CKD

Perbedaan Ninja RR CBU Dan Ninja RR CKD, Hello Semuanya pada kesempatan kali ini aku mau berbagi info sedikit mengenai salah satu produk unggulan dari pabrikan yang berjuluk geng hijau dengan mesin 2tak satu ini. www.keneketo.com

Meskipun sekarang sudah tak ada lagi unit baru yang di jual oleh dealer tetapi keberadaan ini motor masih di incar penggemar khususnya 2 tak mania

Ninja 150RR

Sedikit gambaran buat kamu jika ini ninja 150RR adalah nama jual untuk pasar Indonesia, ninja 2 tak ini di boyong ke Indonesia mulai tahun 2002 sampai dengan akhir 2006.

Sebab setelah akhir 2006 kawasaki Indonesia sudah memproduksi ini sepeda motor dimana lebih di kenal dengan istilah CKD.

Dengan di rakit di tanah air ini ninja 2tak satu ini memperoleh ubahan yang tak banyak, namun bagi kolektor hal ini pastinya sangat berpengaruh.

Sekali lagi aku tekankan ini untuk kolektor bukan untuk balap, sebab jika untuk balap apapun motor kamu entah itu CBU, ZX maupun New sama saja bisa mencapai top speed tergantung mekanik dan pembalap.

Perbedaan Ninja 150RR Lokal dan RR CBU Atau ZX

Ok sekarang kita ke pembahasan mengenai beda kedua produk motor sport fairing kebanggaan kawasaki dengan mesin 2 tak ini.

Kita ada 3 jenis ninja 150RR yang pertama adalah RR CBU lalu ZX dan RR CKD.

Ninja ZX dan RR CBU bedanya lantaran yang mendatangkan ke Indonesia, ZX di datangkan importir umum, sedangkan RR CBU di datangkan oleh Kawasaki Indonesia

Ada juga perbedaan paling mendasar antara ZX dan RR CBU namun sangat tipis yaitu pada lanpu senja, sebab di Indonesia aturan saat itu motor yang bisa di jual baru harus memiliki lampu senja.

Jadilah KMI menambahkan lampu senja pada produk yang di jual, sedangkan oleh importir umum langsung boyong dan di jual tanpa lampu senja.

Selain itu ada beda ZX dan RR CBU pada warna velg, Ada yang putih, ada yang gold dan ada yang hitam, kombinasi warna aku kurang paham juga.

RR CBU, ZX, dan CKD kita bahas nanti secara bersamaan biar sekaligus hingga tak membingungkan.

Secara kasat mata atau tampilan sih tak beda jauh, daleman juga tak banyak berubah, so mari kita telisik lebih mendalam mulai dari luar dulu ya

Perbedaan Ninja RR CBU, ZX dan RR CKD Dari Warna dan Stiker

Sejak di perkenalkan ada 4 pilihan warna Ninja RR CBU seperti silver, biru, hijau, dan hitam saat di datangkan dari luar.

Sedangkan pilihan warna Ninja 150RR CKD atau yang di produksi di Indonesia pada akhir 2006 ada penambahan warna Orange.

Untuk Stiker ninja RR CBU adalah warna emas atau gold, dimana pada bagian fairing bertuliskan ninja dan di bagian tangki bertuliskan kawasaki, pada bagian belakang bertuliskan RR.

Untuk stiker yang di datangkan oleh importir umum dimana produk tersebut merupakan motor yang di jual di negara tetangga ada perbedaan pada stikernya yakni pada bagian fairing bertuliskan KRR dan di bagian belakang bertuliskan ZX.

Untuk Ninja 150RR CKD tulisan pada seri awal adalah kawasaki di bagian fairing sedangkan di bagian tangki bertuliskan ninja, lalu di bagian belakang ada tulisan RR, menariknya sebagai awal jika di produksi di tanah air pada tulisan RR ada nuansa merah putih.

Perbedaan Ninja RR CBU, ZX dan RR OLD Dari Kode Blok Silinder

Ini sudah paling kentara di ketahui, sebagai pemain lama atau baru sudah pasti paham jika kode blok silinder ini beda. 

Kode Blok silinder Ninja RR CBU dan ZX adalah 1878, sedangkan kode blok untuk RR CKD adalah 1855.

Namun hal ini bisa saja kamu rubah rubah, ada yang pakai PDK ataupun yang lainnya.

Yang kita bahas adalah untuk kondisi aslinya dimana bandul bagian dalam juga beda, misalnya untuk RR CBU dan ZX pakai ukuran 16 dan untuk RR CKD pakai ukuran 15.

Beda RR CBU, ZX dan RR OLD dari Posisi Nomer Rangka

Selanjutnya adalah penempatan nomer rangka pada sepeda motor, untuk seri CBU dan ZX posisi nomer rangka ada di segitiga bawah stang, sedangkan untuk ninja RR CKD posisi nomer rangka ada di bagian bawah jok.

Nomer rangka juga berbeda, untuk Nomer rangka Ninja ZX memiliki awalan KR, Nomer rangka Ninja RR CBU kode awalnya adalah JKAKR Sedangkan nomer rangka RR CKD Lokal awalan adalah MH.

Perbedaan Ninja RR OLD dengan Ninja RR CBU, ZX dari CDI

Ok selanjutnya untuk urusan kelistrikan dan performa ada CDI, kedua motor ini kamu harus teliti dam membeli sebab selisih harga beda loh dan hasilnya juga beda.

CDI ninja RR CBU dan ZX pakai kode 1605 made in Malaysia dengan warna silver, tetapi ada juga rekan aku menjumpai kode CDI 1454 dari merek denso

Kode CDI ini adalah kode dari kawasaki Serpiko, ini tenaga dan power lebih jengat.

CDI ninja RR CKD memiliki kode 1592, dari pengalaman aku pakai ini adalah limit RPM sedikit tertahan di bawah 10 rb an.

Perbedaan Ninja RR CBU, ZX dan RR OLD dari Dokumen

Nah ini pusat pembahasan jika kamu seorang kolektor, hal ini tak bisa di ganti ganti, untuk pembahasan lainnya di atas itu bisa kamu tukar pasang.

Dokumen Ninja RR CBU mulai dari STNK BPKB dan faktur keluaran kawasaki Indonesia dan negara asal dari Jepang dan Thailand.

Dokumen Ninja ZX di datangkan oleh importir umum, dengan negara asal lebih banyak Thailand dan Jepang.

RR CBU dan ZX mulai masuk Indonesia sejak 2002 sampai dengan 2006 akhir, di mana tandanya saat perhelatan di bulan november 2006 di luncurkannya kawasaki RR CKD.

Seiring perkembangan saat itu importir umum masih melakukan penjualan namun sudah berkurang, sebab harga sangat terpaut jauh.

Harga Ninja RR CBU, ZX dan RR OLD

Sedikit gambaran untuk harga jual motor saat itu unit CBU dan ZX sangatlah tinggi di kelasnya, untuk Bali sendiri berdasarkan pengamatan aku di banderol sekitar Rp 30 jt an.

Sedangkan dengan hardirnya RR CKD harga bisa di tekan sampai ke Rp 27 jt an. di awal awal, namun setelah adanya beberapa penyegaran baik seri limited dan new RR harga juga merangkak naik menjadi Rp 30 jt an.

Kesimpulan

Sebenarnya untuk urusan tampilan tak beda jauh, termasuk mesin identic banget, sekali lagi ini adalah untuk kamu yang koleksi.

Bedakan dengan kamu yang ingin balap, jika mau balap saran aku beli bahan bebas ga harus ZX atau CBU kok, yang penting kan hasil akhirnya pertama lewat finish.

Namun untuk yang mau koleksi atau butuh nilai lebih tentu produk CBU yang di cari, meskipun sama tetapi dokumen pendukung menjadikan nilainya makin meningkat.

CDI, Kode Blok Silinder, itu bisa di gonta ganti tetapi dokumen penyerta STNK, BPKB dan Faktur itu yang membuat nilai tambah.

Perbedaan Ninja RR CBU Dan Ninja RR CKD - Sekian sedikit pengalaman pribadi sebagai cupu di dua tak, untuk para suhu mohon petunjuk jika ada yang kurang. salam satu asap dari Bali

Tes Balap Vario 160cc VS New AEROX 155cc Mengejutkan Hasilnya

Hello Semuanya, Balap Vario 160cc VS New AEROX 155cc Mengejutkan Hasilnya - Rasa penasaran aku akhirnya terjawab setelah bersama rekan rekan kreator lain menjajal ini motor di lintasan serangan. www.keneketo.com

Sepeda motor terbaru honda 2022 yakni Vario 160cc kita benturkan langsung dengan All New AEROX 155cc.

Motor dua duanya dalam kondisi standar dan masih baru, besanya hanya beberapa bulan saja. kita juga lakukan di tempat yang lumayan jaraknya dan memaksimalkan yang ada sebab di Bali ga ada sirkuit.

Vario 160cc VS All New AEROX 155cc

Ini aku tegaskan dulu ya kawan, dimana Vario 160cc VS New AEROX 155cc ini bukan laga pro ya, yang aku lakukan cuma hiburan.

Agar hasil lebih mendekati baik maka pengendara motor kita tukar setelah melakukan satu kali balapan.

Aku mengajak Eko dan Bli Surya yang memang suka banget dengan kecepatan. Selain itu rekan aku dua ini sudah pernah ikut beberapa kumunitas safety riding dan cornering.

Aku sendiri apalah, hanya penyuka saja, oleh karena itu supaya hasil lebih baik aku kolaborasi bersama rekan lainnya.

Pada laga pertama Bli Surya naik Vario 160cc dan Eko naik New AEROX 155cc, hasilnya Bli Surya menang Naik Vario 160cc dalam jarak 500 m menang.

Selanjutnya di laga ke dua kita rubah pengendara dimana kini Eko Naik Vario 160cc dan Bli Surya naik New AEROX 155cc, hasilnya Eko menang naik Vario 160cc dengan jarak 500m juga.

Kita masih penasaran hingga kita coba adu ini motor dengan Old Aerox yang kabarnya memang memiliki power lebih baik hasilnya memang benar.

Saat Eko Naik Old AEROX bli Surya Naik Vario 160 hasilnya Old AEROX menang, sedangkan saat Bli Surya Naik Old AEROX dan Eko Naik Vario 160, hasilnya Vario 160 menang. Setelah itu kita diskusi ternyata ada beberapa faktor penyebab ini bisa terjadi.

Faktor Yang Mempengaruhi Top Speed

Ternyata ada indikator lain yang membuat motor kamu mencapai puncak performa antara lain

Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatan Motor adalah Berat Beban 

Ini termasuk berat pengendara, selain itu ada juga berapa beban barang bawaan termasuk tas atau helm hingga sepatu.

Faktor Yang Mempengaruhi Top Speed adalah Kondisi Motor

Ada ubahan sedikit saja itu sangat berpengaruh, misal mencopot beberapa body akan mengurangi bobot kendaraan.

Faktor Yang Mepengaruhi Top Speed adalah Bahan Bakar

Pastikan juga jenis Bahan Bakar BBM pada kendaraan yang di lakukan pengetesan sudah sama.

Ada juga sih beberapa penentu yang mempengaruhi seperti kondisi ban atau usia kendaraan, oleh karena itu hasil yang kita buat ini bukanlah kesimpulan resmi.

Cara Aman Melakukan Drag Race Test

Untuk kamu yang ingin melakukan cara serupa ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan jika tak ada sirkuit di daerah kamu yakni

Drag Race Test Jangan Dilakukan Pada Perumahan

Ini wajib agar tak mengganggu tetangga ataupun membahayakan, Pastikan banget ya kawan

Drag Race di Jalan Sepi

Pilih lokasi jalan yang sepi kalo ada pilih yang dua jalur agar searah hingga tak ada kendaraan yang berlawanan arah tiba tiba muncul.

Drag Race Test Pada Waktu Lalu Lintas Sepi

Kamu pahami dulu situasi lokasi, pastikan pukul berapa jalanan sepi, jangan melalukan saat lalu lintas sedang padat.

Drag Race Test Tetap Safety Riding

Jangan hanya saat balapan saja, saat berkendara juga wajib cari aman, misal pakai Helm, Sepatu dan Jaket.

Performa Vario 160cc dari hasil yang kita lalukan ini sangat baik, ubahan pada rangka dan pakai mesin yang identi dengan PCX 160cc membuat makin meningkat tenaganya.

Joki Drag Race Vario 160cc  lawan New AEROX 155cc

Sedikit gambaran untuk pengendara yakni Bli Surya dan Eko adalah sebagai berikut
  • Bli Surya memiliki tinggi badan sekitar 175cm dan berat 80kg
  • Eko punya tinggi badan sekitar 173 cm dan berat 65kg

Ada selisih sekitar 15 kg anatara bli Surya dan Eko, dari sini saja kita sudah bisa sedikit menyimpulkan bahwa pasti hasil juga akan berbeda.

Sekali lagi aku tekankan ini hanyalah hiburan belaka, selain itu hasil pastinya akan berbeda pada setiap orang yang melakukan pengetesan.

Dari sisi target pasar kedua motor ini memang di benturkan oleh pabrikan, bagaimana menciptakan sebuah motor skutik yang bernuansa sedikit racing.

Perbedaan Vario 160cc dengan New AEROX 155cc

Ada beberapa catatan dari sisi model untuk kedua motor ini, pertama All New AEROX memiliki dua suspensi belakang, Vario 160cc ada satu suspensi belakang.

Sedangkan untuk Vario 160cc ada double cakram untuk type ABS yang kita pakai ini, sedangkan New AEROX 155cc masih pakai rem teromol untul bagian belakang.

Selanjutya untuk urusan kepraktisan Vario 160 dek masih rata, sedangkan New AEROX 155cc dek layaknya Nmax atau PCX dimana cembung karena ada tangki bahan bakar.

Berbicara fitur kedua motor ini sudah sangat kekinian, lampu lampu LED khususnya headlamp, tetapi New AEROX 155cc lampu sein masih bohlam.

New AEROX 155cc memiliki fitur connected dimana hp kamu bisa tersambung dengan motor. sedangkan Vario 160cc belum ada.

Untuk Mesin sih teknologinya berbeda meski sama sama 4 katup tetapi new AEROX 155cc sudah ada VVA sedangkan pada VArio 160cc belum ada Vtech.

Balap Vario 160cc VS New AEROX 155cc Mengejutkan Hasilnya - Ini hanyalah hiburan semata semoga memberikan jawaban dan menambah referensi kamu saat memilih kendaraan.

Beli Karburator Bintang Racing Team (BRT) SF28 AirJet

Hello Semuanya, Karburator Bintang Racing Team (BRT) SF 28 - ini adalah produk yang sangat aku inginkan untuk di beli, karena motor kawasaki ninja 2tak aku bagian penyuplay bahan bakar sudah rusak, maklum motor bekas. www.keneketo.com

Akhirnya setelah menabung terbeli juga ini produk, dimana aku membeli secara langsung di toko online BRT.

Bintang Racing Team (BRT)

Perusahaan ini sudah sangat terkenal di kancah mereka yang suka kecepatan, produk yang mereka jual rata rata di khususnya untuk lintasan sirkuit.

Namun bukan berarti untuk motor harian tak bisa di pakai, mereka juga memproduksi kok dalam kondisi untuk motor standar.

Menariknya produk dari Bintang Racing Team ini bisa kamu maksimalkan dengan mudah karena dalam paket penjualan mereka sudah menyertakan beberapa kelengkapan pendukung peningkatan performa

Alamat Bintang Racing Team

Bagi kamu yang ada di Bogor bisa dengan mudah mampir dan melihat produk pilihan, karena mereka berlokasi di sana tepatnya adalah

Jl Raya Sentul 15 Rt. 04 Rw. 01 Kelurahan Sentul Kec. Babakan Madang adapun nomer telp Bintang racing team adalah 021 87908958

Slogan Bintang Racing Team

Sebagai sebuah perusahaan tentunya memiliki semangat atau moto agar terus semangat serta memberikan inspirasi untuk setiap pegawainya

BRT memiliki motor untuk selalu menciptakan inovasi dan terobosan baru, yang di maksud baru ini adalah pada segmen racing yakni produk mereka merupakan hasil yang terbaik dari para ahli di dalamnya sehingga motor makin maksimal.

Karburator BRT SF 28 Airjet

Salah satu yang aku memang pingin adalah karburator, ini merupakan produk baru lansiran 2021 dimana sudah banyak banget pengembangan sehingga di beri nama Super Flow.

Yup ini bukan lagi PE biasa, bukan juga PWK, Bintang Racing Team menyebukan jika ini sebuah produk baru yang mereka sebut dengan Super Flow (SF), jadilah SF 28

Jenis Karburator BRT Super Flow (SF)

Secara umum pabrikan menciptakan dua jenis karburator SF ini dimana untuk ukuran satu adalah 28 dan satu lagi ukuran 30.

Mengapa aku pilih yang karburator SF 28 bukan yang SF 30? ini mudah banget fren alasan utama karena motor aku masih standar dan kubikasi masih di bawah 200 cc

Tips Memilih Karburator Untuk Motor

Sedikit info tambahan dari aku ketika kamu hendak membeli karburator, pastikan kamu mengenali kareakter motor sendiri jangan tegiur dengan masukan orang.

Untuk motor dengan kubikasi 125 sampai dengan 200 cc aku rekomendasi ukuran 28 saja. entah itu PE PWK sih boleh saja.

Sedangkan untuk kubikasi di atas 200 cc maka aku kasi kamu saran pakai yang ukuran 30 ke atas.

Hal ini karena menyesuaikan dan mendapatkan performa terbaik, walaupun karburator kamu besar tetapi kubikasi motor kecil, bahkan masih standar akan terasa kurang baik hingga motor cenderong tidak bisa ngebut.

Kelengkapan Kotak Karburator SF 28 Air Jet

Ketika kamu membeli ini produk maka dalam paket penjualan sudah lengkap banget yang di peroleh, berikut rinciannya

Unit Karburator BRT SF 28

Tentu saja si karburator yang ukuran 28 dimana secara finishing sih biasa saja tak terlalu mewah dari luar tetapi begitu kamu lihat dari sisi air intake maka terlihat jelas sangat landai

Sangat glossi dan full chrome, selanjutnya bagian dalam setelah di buka ada jarum skep dari jenis pwk, ini menarik sekali serta ada juga air jet

Jarum Main Jet Pilot Jet

Selanjutnya ada beberapa jarum Pilot jet dan main jet yang banyak, untuk ukuran motor standar dan oprekan harian sih aku rasa sudah sangat cukup.

Jarum Skep

Ada juga jarum Skep baik JJE maupun JJH. ini sangat bermanfaat untuk kamu yang ingin setting ke tahap selanjutnya.

Karet Konverter Karburator

Hal ini sangat di perlukan untuk kamu yang binging jika ukuran karburator berbeda, BRT sudah menyiapkan jadi kamu tak perlu beli terpisah atau bingung cari ukuran tertentu.

Untuk aku yang memakai Ninja 150RR CBU tahun 2006 sih sudah sangat pas dengan ini produk, mengingat kondisi motor kau juga tak banyak ubahan settingan.

Harga Karburator BRT SF 28 Airjet

Aku memperoleh ini karbu dengan cara online, harga Karbu BRT SF 28 Airjet adalah Rp 775.000. Banderol ini di akhir 2021 ya.

Untuk kamu yang membeli di tahun yang lebih baru pastinya harga sudah beda ya, termasuk kelengkapan yang akan di peroleh.

BRT SF 28 Airjet Pada Kawasaki Ninja 150RR

Mungkin dari kamumempertanyakan bagaimana sih setelah ini di pasangkan pada motor, Ini menarik untuk di bahas

Secara garis besar aku hanya ingin motor normal dan sehat saja, hal ini sudah aku sampaikan ke mekanik, maka di lakukanlah settingan sebagai berikut

Settingan Karburator SF 28 Airjet Ninja 150RR

Pilot jet (PJ) dan Mainjet (MJ) kombinasi 55 dan 125, inipun melewati beberapa tahapan hingga memperoleh kombinasi seperti ini.

Mungkin dari kamu settingan bisa berbeda ya ada beberapa fakto yang menyebabkan berbeda seperti Knalpot, lalu yang lain apakah ada portingan atau tidak di blok silinder.

Hasilnya sangat memuaskan, aku merasakan performa meningkat lebih baik di bandingkan sebelumnya. Tarikan bawah dapet dan atasnya makin jengat.

Hal ini makin di rasakan pada putaran atas, open Kips makin kuat jambakannya, mungkin ini faktor dari airjet.

Kesimpulan

Di rentang harga dan produk asli Indonesia aku sih sangat puas akan produk karburator dari BRT satu ini.

Perfoma motor makin meningkat dengan kondisi standar, baik itu knalpot dan juga kondisi blok silinder.

Karburator Bintang Racing Team (BRT) SF 28 - project depan aku akan lebih maksimalkan dengan pergantian part lain seperti membran pada ninja 2tak ini, sebab sudah usang karena usia.